Hujan Akhir Tahun

Hujan di akhir tahun itu,
Aku hampir jatuh hati.

Pria berpipi gembul itu menghampiriku
Dengan tangan kanan berpegang pada payung
Di bibir tersungging senyum
Matanya lurus menatapku
Lembut…

Apotik jadi saksi bisu
Kita pernah sedekat itu
Sebelum kau menghilang
Terbang ke balik awan

“Dimana, Neng?” tulismu
“Apotik, terjebak hujan.” jawabku
Ku sangka kau pria manja

Tanpa mobil tak bisa apa-apa
Nyatanya, 
Kau tiba, menjemputku berjalan kaki
Menggenggam payung
Begitu gagah

Sejenak aku merasa
Seperti tokoh utama drama Korea

Tapi itu dulu,
Sebelum kau menghilang
Terbang ke balik awan

Hujan di akhir tahun itu
Aku hampir jatuh hati…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s