Princess Hair Do

Lagi, malam ini menemukan sesuatu yang menarik di laman facebook.Β  Belakangan ini kebanyakan postingan di timeline facebook adalah resep masakan, kue, dekor rumah, tips cara mengasuh anak, dll.

Yang satu ini beda. Bukan tips-tips pola asuh anak atau tips menghadapi anak yang sedang sakit. Melainkan tatanan rambut ala-ala princess.

Tatanan rambut begini pernah jadi favoritku dulu, sewaktu kecil. Hmmm…kalau dipikir-pikir, sekarang juga masih. Inilah salah satu sebabnya kenapa aku menjaga rambut tetap panjang.

Siapa yang tak kenal kepang rambut? Tatanan satu ini terbilang paling simple dan chic. Cocok untuk anak-anak dan juga gadis belia, yah dewasa juga masih cocok sih..tergantung tipenya.

Dulu waktu kecil senang sekali kalau rambutku dikepang-kepang atau diikat sana sini. Koleksi ikat rambut, jepitan lucu-lucu selalu dibeli tiap kali punya sisa uang lebih.

Tapi berhubung mamaku lebih senang yang simpel, jadilah rambutku seringnya dikuncir kuda ataupun cuma dikepang satu. Padahal pengennya yang begini nih…

Cantikkan?

Sampai sekarang, beli ikatan ataupun jepit rambut lucu-lucu masih jadi hobi, walaupun sudah jauh berkurang dari yang dulu. Soalnya tatanan rambut begini cuma bisa di rumah aja.

Tiap kali nonton film-film yang ada princessnya, dulu yang pertama kali dilihat adalah gaunnya 😍😍😍 yang kedua tatanan rambutnya. Sekarang yang pertama dilihat…pangerannya. hahhaha πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜…

Khusus untuk film Titanic, dari dulu sampai sekarang tetap naksir dengan gaun Rose Dawsonnya, jadi meski udah nonton berkali-kali tetap…indah. Abang Leo-nya juga sih. Uupss. 😝

fb_img_1485190320405.jpgRambut panjang dan pendek, keduanya sudah pernah dicoba. Tapi sampai saat ini lebih aku lebih suka keep my hair long, black and long.

Rambut pendek itu seger dan bikin kepala lebih ringan, praktis pula. Tapi rambut panjang itu bisa ditata ala ini itu, coba ganti-ganti model guntingan juga bisa. Layer, shaggy, oval, wavy, and many more.

Resiko rambut panjang juga ada, biasanya yang rambut panjang lebih mudah rontok. But it’s okay kalau bisa rawat dengan baik. Selain itu, juga harus bisa ikhlas kalau ponakan ngajak main salon-salonan. Sudah pasti diminta jadi relawan, sedang si ponakan jadi hairstylistnya.

“Anti…sini disalonin rambutnya”
“Gak mau, rambut aunty udah rapi”
“Iya..biar rambut anti tambah rapihhh”
Si Aunty-pun mengalah
“Pelan-pelan ya…” tapi tetap saja si hairstylist cilik menarik-narik kian rupa. Sakit… πŸ˜‚πŸ˜‚

Cantik lagi.

By the way, anak-anak yang dijadiin model tatanan rambut di foto-foto di atas kok bisa diam ya? Soalnya, pernah mencoba hal serupa ke ponakan, dan hasilnya berantakan karena dianya tak bisa diam. Hah

Nah, yang satu ini cocok buat wanita dewasa. Tapi rumit amat polanya. Apa bisa Do It Yourself ya? Layak dicoba.

Kalau tak bisa sekarang mungkin nanti di masa depan, mudah-mudahan ada putri kecil yang berkenan rambutnya dikepang-kepang. πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜Š

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s