Segera : Resensi Critical Eleven by Ika Natassa

Judul : Critical Eleven

Tebal : 339 halaman

Buku ini ku beli Desember 2015, tapi bari sempat dibaca setahun kemudian. Bulan Desember 2016 lalu, akhirnya dibaca juga. 

Kenapa lama bacanya? Yah..karena banyak kesibukan ini dan itu. Jadi buku-buku yang sudah berbaris nangkring di rak cuma dibiarkan begitu saja. 

Draft resensi sedang disusun. Dan akan dirilis segera begitu kelar. 

Novel ini bukan bercerita tentang jatuh cinta, tapi bagaimana membangun cinta. Anya dan Ale adalah tokoh utama dalam novel ini, dan keduanya telah jatuh cinta lama sekali, saat ini mampukah mereka bertahan dalam cinta itu setelah ada luka menganga di hati keduanya?

Saranku, jangan baca novel ini ketika mood lagi galau ya…

Sebab hampir disetiap lembarnya akan membuat moodmu makin campur aduk dan sering berakhir dengan air mata tertumpah. 

Aku sendiri membaca buku ini akhir November lalu, ketika lagi galau-galaunya.

Bacanya sedikit demi sedikit, karena aku tak mau mataku terlihat sembap dan bengkak. Air mata mengalir terus-terusan. Ika Natassa tahu betul bagaimana melukiskan luka lewat kata-kata. 

Kalimat-kalimat sedemikian rupa, ditambah mood yang sedang parah ketika itu, sukses besar membuat saya terenyuh, tersentuh. 

Btw, suka sekali dengan bookmarknya, boardingpass. 

Resensi…segera!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s